Cara Membeli Bitcoin dan Altcoin di Indonesia

Meningkatnya minat masyarakat akan aset Cryptocurrency
Dalam beberapa tahun terakhir, minat terhadap Bitcoin dan Altcoin di Indonesia terus meningkat. Menurut data dari Bappebti, hingga Oktober 2024 tercatat lebih dari 21,27 juta orang pengguna aset kripto di Indonesia, mencerminkan pertumbuhan yang signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Di sisi lain, nilai transaksi aset kripto pada kurun waktu yang sama menembus angka Rp 426,69 triliun. Nilai ini naik 351,97% secara tahunan yaitu sebesar Rp 94,41 triliun.
Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap aset digital. Meski demikian, banyak pemula yang belum memahami proses membeli mata uang kripto secara aman dan legal. Artikel ini menyajikan panduan langkah demi langkah yang dirancang khusus bagi Anda yang ingin memulai investasi di dunia cryptocurrency.
Baca juga: Apa itu Cryptocurrency? Pahami definisi, kegunaan dan contohnya
Memilih Platform Crypto Exchange yang Tepat

Langkah awal yang sangat krusial adalah memilih platform exchange yang sesuai. Exchange merupakan tempat untuk membeli, menjual, dan menukar aset kripto menggunakan Rupiah. Platform ini menjadi perantara antara pengguna dan pasar aset digital.
Dalam menentukan exchange yang tepat, perhatikan faktor-faktor berikut:
- Legalitas dan regulasi: Pastikan platform telah terdaftar dan diawasi oleh Bappebti untuk menjamin perlindungan pengguna.
- Tingkat keamanan: Pilih exchange yang memiliki fitur keamanan seperti autentikasi dua faktor (2FA) dan sistem penyimpanan aset di cold wallet.
- Biaya transaksi: Bandingkan struktur biaya transaksi dan penarikan antar platform untuk efisiensi.
- Antarmuka pengguna: Platform dengan tampilan intuitif dan navigasi yang mudah sangat membantu bagi pemula.
Baca juga: Cara memilih crypto exchange yang tepat di Indonesia
Langkah-langkah Membeli Bitcoin & Altcoin
Setelah memilih platform, Anda bisa mulai membeli kripto. Berikut proses yang perlu diikuti:
1. Registrasi dan Verifikasi Akun
- Kunjungi situs resmi atau unduh aplikasi exchange pilihan.
- Daftarkan akun dengan email dan nomor ponsel aktif.
- Lakukan verifikasi identitas (KYC) dengan mengunggah KTP dan swafoto.
- Proses ini umumnya memakan waktu beberapa jam hingga satu hari kerja.
2. Deposit Dana
- Setelah akun diverifikasi, lakukan deposit dana ke akun exchange.
- Metode pembayaran yang umum tersedia meliputi transfer bank, e-wallet (OVO, GoPay, DANA), dan kartu kredit.
- Pastikan nama pengirim sesuai dengan nama akun Anda untuk memperlancar proses.
3. Membeli Bitcoin atau Altcoin
- Masuk ke bagian “market” dan pilih pasangan trading seperti BTC/IDR atau ETH/IDR.
- Tentukan jumlah aset yang ingin dibeli dan pilih jenis order: market order untuk harga pasar saat ini atau limit order untuk harga spesifik.
- Setelah transaksi dikonfirmasi, aset akan masuk ke dompet Anda di platform.
Alternatif Cara Membeli Bitcoin dan Altcoin di Indonesia
Beberapa pengguna memilih cara lain yang lebih fleksibel atau sesuai kebutuhan:
1. P2P (Peer-to-Peer) Trading
Platform seperti Binance menyediakan fitur P2P yang memungkinkan Anda membeli kripto langsung dari penjual lain. Metode ini menawarkan variasi metode pembayaran, namun penting untuk selalu berhati-hati dan memilih penjual yang memiliki reputasi baik.
2. Platform Internasional
Exchange global seperti Binance dan Kraken menawarkan akses ke lebih banyak jenis koin dan volume perdagangan lebih tinggi. Pastikan mereka mendukung pengguna dari Indonesia dan menyediakan opsi pembayaran lokal.
3. ATM Bitcoin
ATM Bitcoin memungkinkan pembelian kripto menggunakan uang tunai. Namun, penggunaannya di Indonesia masih sangat terbatas dan belum tersedia di banyak kota.
Menjaga Keamanan Saat Bertransaksi Kripto

Karena aset digital tidak dijamin oleh bank atau lembaga keuangan, keamanan menjadi faktor krusial. Pertama, sangat disarankan untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA) pada akun exchange Anda agar akses tidak mudah dibobol.
Selain itu, informasi login atau kode OTP sebaiknya tidak dibagikan kepada siapapun demi mencegah penyalahgunaan. Hindari pula mengakses akun kripto Anda menggunakan jaringan Wi-Fi publik karena berisiko disusupi pihak tidak bertanggung jawab.
Untuk penyimpanan jangka panjang, pertimbangkan menggunakan dompet non-custodial seperti Trust Wallet atau perangkat keras seperti Ledger, yang memberikan perlindungan ekstra terhadap potensi serangan digital.
Baca juga: Cara mencairkan Kripto ke Rekening Bank
Kesimpulan
Membeli Bitcoin dan Altcoin di Indonesia bisa dilakukan dengan mudah jika Anda memahami prosedurnya. Mulailah dengan memilih exchange yang legal dan terpercaya, lalu lanjutkan dengan verifikasi akun, deposit dana, dan pembelian aset.
Pastikan Anda tetap mengutamakan keamanan dan hanya menggunakan platform yang telah diregulasi. Dengan pengetahuan yang tepat, Anda dapat memulai investasi aset digital secara aman dan terencana.
FAQ
Q: Apakah membeli Bitcoin legal di Indonesia?
A: Ya. Pemerintah Indonesia mengizinkan perdagangan aset kripto sebagai komoditas yang diawasi oleh Bappebti.
Q: Apakah saya bisa membeli Bitcoin tanpa verifikasi KYC?
A: Sebagian besar platform resmi di Indonesia mewajibkan verifikasi identitas demi keamanan pengguna.
Q: Platform mana yang paling cocok untuk pemula?
A: Tokocrypto, Pintu, dan Luno dikenal ramah bagi pemula karena antarmukanya yang simpel dan layanan pelanggan yang responsif.
Q: Apakah saya bisa menggunakan e-wallet seperti OVO atau GoPay untuk membeli crypto?
A: Ya, beberapa exchange lokal mendukung metode pembayaran ini untuk deposit dana.
Share